Sejumlah kawasan di Kota Medan, Sumatra Utara, termasuk Jalan Setia Budi, DR.mansur dan Jenderal Gatot Subroto sering kali terendam banjir akibat hujan deras yang turun selama kurang lebih dua jam. Banjir juga mengakibatkan lalu lintas menjadi macet. Banjir disebabkan buruknya sistem drainase dan got yang dipenuhi sampah. Tak heran, jika setiap kali hujan deras, permukiman warga juga ikut terkena banjir. Warga juga mengeluhkan Wali Kota Medan yang belum juga tergerak hatinya untuk memperbaiki sejumlah drainase.
Apakah ini cermin kota Medan?
Di jalan-jalan protokol saja bisa terjadi hal-hal demikian.
Apakah hal ini harus kita biarkan terus menerus?
Juli 1, 2008 at 4:46 pm
wah , aku jadi malu nich sebagai bagian warga kota medan , apa emang harus dibiarin atau kita mulai melangkah dengan hal yang kecil dengan bersatu bro ?
Juli 1, 2008 at 5:31 pm
[...] sini , dan di sini [...]
Juli 1, 2008 at 5:37 pm
[...] silahkan baca di postingan temen kita di sini , [...]
Juli 1, 2008 at 7:29 pm
selain drainase yang kurang bagus, juga kita seluruh elemen masyarakat dituntut untuk sadar terhadap linkungan kita sendiri. sampah2 juga banyak yg menyumbat drainase-drainase di kota medan ini.
tak terkecuali juga, pemkot yang kurang tanggap akan ini. semua pada berdiam diri aja. karena itu memang lebih menyenangkan dari pada memperhatikan lingkungan.
betul tidak ???:D hehheheeh
Juli 7, 2008 at 11:43 pm
Di Medan ada banjir jg…..
Juli 15, 2008 at 4:42 pm
[...] kalo gini mah jadi inget ma postingan salah satu bloggersumut , bang ferry , masih ingat dengan postingan ini khan : banjir medanku [...]